Bro & Sis,
Saya tulis ini sebagai refleksi buat kita semua.
Pernah merasakan bahwa sedang berada di dalam ‘kering’? Dimana doa-doa terasa begitu basi?
Terasa ‘seperti’ Tuhan menjauh dari kita? Doa-doa yg tdk pernah terjawab ? Belenggu-belenggu yg mengikat kita terus menerus? Atau perasaan tidak layak? Atau merasa memikul beban yg sangat berat? Capek terlalu byk melayani? Luka batin??
Mungkin Kita bertanya, “Tuhan kenapa ini terjadi??? Kenapa keadaan saya seperti ini?”.
Ada bbrp hal yg sangat penting yg tidak disadari oleh kita bahwa:
==>Suatu Relasi antara Allah dan manusia dibangun atas dasar komunikasi (two ways)
Bagaimana kita bisa mengenal Allah lebih dalam sedangkan kita sendiri tidak memberikan quality time kita utknya, kita terlalu byk memberikan waktu sisa kita kepada Tuhan.
Setelah menghabiskan waktu dengan bekerja dan tidur, 2/3 hidup kita telah kita pergunakan, dan yg kita ‘berikan’ ada sisa waktu yg kl ‘ngantuk ya uda d’ ato ‘cape d’ ato ‘nonton dulu d’ ato ‘telpon teman dolo’. Saat kita mulai berdoa, dengan enaknya kita bilang ‘Sorry Tuhan gw da capek’.
Dia menunggu Anda dan saya dari saat membuka mata sampai menutup mata. Kemudian kita berani mengatakan bahwa Tuhan kok jauh sekale:D Kalau kita mau bertumbuh lebih lagi, mau mengalami hal yg dunia katakan ‘luar biasa’, bagaimana mungkin itu terjadi kalau kita sendiri tidak mau utk Bayar Harga Lebih. Banyak sekali kita mendengar, teman-teman kita yg rindu punya karunia A ato Karunia B, bagaimana kita bisa mendapatkan kalau kita sendiri
belum mampu bertanggungjawab utk hal tersebut yg lebih besar. Tanya Kenapa???
Point disini adalah quality time, dengan Siapakah aku menghabiskan waktu saat berdoa?
Kalau kita menyadari dengan siapa menghabiskan waktu ga ada d itu ceritanya malas, tape, ntn dl ah.
===>Pertobatan
Tiap org cenderung bersalah, bahkan firman Tuhan katakan jika seorang tahu ttg hal yg baik dan ia tidak lakukan org tersebut telah berdosa. So, kemungkinan kita luput dari dosa itu kecil sekali. Saat Anda berpikir bahwa “ah gpp gw baru ngaku dosa natal/paskah yg lalu”, saya mengucapkan selamat utk yg berpikir seperti ini, anda baru jatuh ke dalam
dosa KESOMBONGAN, yg membuat lucifer di lemparkan ke ujung bumi.
Firman Tuhan jelas sekali disebutkan bahwa Tuhan mengenal orang congkak dari jauh. Kita hanya perlu belajar rendah hati, bukan masalah org salah ato tidak sama kita, ga perlu menyalahkan siapa-siapa, lihat kedalam diri kita sendiri, dan akuilah itu jujur di hadapan Tuhan. Dia yg setia akan mengampuni dosa kita. Orang yg rendah hati lah yg dikasihi Tuhan. Satu hal lagi, seperti kita kalau mengecat rumah salah cat, yg perlu kita lakukan adalah ambil pel basah dan hilang bekas cat yg salah, tapi kalau terlalu lama di biarkan kita harus kerik itu bekas cat, sama seperti itu juga dosa manusia, so rajin-rajinlah terima sakramen tobat, terutama yg punya luka batin belum pulih.
Sering menerima sakramen tobat akan memurnikan suara hati.
Yesaya
59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk
menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah
segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
==>Didalam hadirat Tuhan ada perubahan
Kembali ke pertanyaan di atas yg banyak, saat Anda di dalam hadirat Tuhan yg namanya beban akan diangkat, yg namanya luka akan disembuhkan, yg namanya luka batin akan dipulihkan bahkan ditunjukkan lebih dalam lagi akarnya, yg namanya capek melayani akan diisi kembali oleh kasih, yg pasti org yg sering berdoa pastilah org yg hidupnya berubah.
Berubah disini adalah proses, kl Anda tidak berubah Anda tidak bertumbuh alias mati. Hari demi hari semakin serupa dengan Kristus. So jika Anda sering berdoa, dan menyembah, ikut PD 1
minggu 3-4kali, tapi tidak mengalami kelepasan, ada yg salah. Dalam doa pribadi saja, Tuhan hadir, apalagi persekutuan org percaya.
Anda punya luka batin? Byk, brp biji, 1 atau 2 atau 3? Tuhan bukakan dan pulihkan luka batin saya, kalau saya tuliskan semua lebih byk dari buku Harry Potter kali:) Apakah saya ikut retret
luka batin 100x utk ratusan luka tersebut. Nope, hanya datang kepada Tuhan
dalam doa pribadi. Pertanyaan selanjutnya, “Maukah kamu sembuh????”
Pertanyaan yg sama Yesus tanyakan kepada org yg lumpuh di kolam betsaida.
God Bless You