Hadiah Terindah

Kejadian ini juga terjadi sekitar bulan september. Terjadi dekat2 ultah g september kemarin. Setelah SHB g punya kerinduan pengen punya karunia yang bisa berguna buat orang lain, waktu itu kepikirnya akan sangat berguna kalau punya karunia penyembuhan atau pelepasan kuasa gelap. Orang bisa merasakan kesembuhan dari Tuhan dan yang ga percaya kayak model bokap g bisa tobat. Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain, dan yang diberikan ternyata beda.Beberapa lama mungkin sekitar 2 minggu sebelum DSC KRK 7, saat g meminta karunia itu,dalam doa g dengar Tuhan katakan “anakku, Aku mengasihi engkau”, terus g bingung sendiri waktu itu, g bilang ma Tuhan kalau aku juga mengasihi Tuhan, tapi ini sepertinya bukan jawaban yang g minta. Bodoh sekali g:)

Beberapa lama g doa lagi, masih pengen neh, tapi jawaban yang dengar yang sama dari Tuhan “anakku, Aku mengasihi engkau”, g makin bingung saat itu, dan g pikir pasti ini ada rencana Tuhan apa gitu.

Sabtu subuh, g ga bisa tidur karena diganggu ma temen g yang mo jadian — nanya nya ke orang jomblo, :D jadi setelah di call itu, g lsg jogging pagi, waktu g lagi capek2nya lari, sambil bersyukur di jalan, g makin merasakan kalau saat DSC Tuhan akan memberitahu sesuatu, saat itu g pikir, mungkin karunia akan diberikan Tuhan. Seneng banget g.

Waktu DSC, lagi penyembahan, saat menggunakan bahasa roh, g menangis, dan g berbahasa roh dengan kerasnya waktu itu g tidak merasa sukacita, g tahu saat itu ada hadirat Tuhan, tapi g tidak menyembah dan saat g dancing, tangan g ampe kejang.I was down, g bingung kenapa g sedih banget waktu itu.

Setelah itu selesai, g dikasi tau ma tmn kalau g in trouble, dan kemungkinan besar g punya luka batin atau mungkin kuasa jahat ( mungkin g waktu kecil perna dikasi minum air jimat atau apa gt ma bonyok). Makin down g, g kecewa banget waktu itu, saat g hidup dengan sukacita, saat g dekat dengan Tuhan, saat itulah g jatuh. Saat itu g jadi ga konsen, dan yang menenangkan hati g cuma saat g menerima komuni.

Pulang-pulang, waktu antar temen, sempat bincang2 bentar, waktu itu g kesel ma bokap g juga karena g kecil perna dikasi
minum air jimat / hu –masih mending kalau cuma sekoteng atau apa kek:D, subuh2 itu g da mo call bokap g, pengen tanya, tapi waktu itu diingatin buat napa ga tanya Tuhan dulu.

Pulang deh g ke kontrakan g tercinta, sekitar jam 5 gt, putar lagu deh, saat itu lagunya Sujud di AltarMu, ga tau kenapa
g ambil rosario g (sebelumnya g ga perna doa rosario lagi–da lupa malah), saat g pegang rosario itu, g cuma menangis
habis habisan –spupu di kamar sebelah pasti pikir ini orang pulang pagi, nangis2 pasti da sinting kali:D –cuek waktu itu
g minta ampun ma Tuhan kalau g perna suka ma 1 ce –(ada disharing g sebelumnya), dan g kecewa ma God karena ga dikabulkan, g juga mau mengampuni ce itu dan 1 orang lagi–yang perna sakitin ce ini –g benci banget ma orang yang sakitinhati orang — ini ternyata berhubungan dengan luka-luka g setelah itu g tanya Tuhan, kenapa g bisa sedih banget, dan Dia memperlihatkan 5 peristiwa di masa kecil g –umur 4 tahun, yang 4 peristiwa itu biasalah kekerasan orang tua, bonyok ma g, tapi yang pertama kelihatan sangat sederhana, tapi itu yang membuat sifat g sampai 20 tahun membuat g sakit banget. Waktu g 4 tahun itu, suatu malam, g ga tau kenapa nyokap g bisa bilang “aku akan pergi meninggalkanmu”, my beloved mom broke my heart, g melihat dalam flash back itu, malam itu g menangis.

Dari semua yang dibukakan g baru sadar kenapa g ga bisa marah, terakhir kali marah g meledak 8 tahun lalu, g marah banget ampe stop mobil orang dan g penyokin mobilnya. g ga bisa marah saat orang ngomong kasar, mengkhianati g, menyakiti g dan semua itu cuma g terima, g sadar karena g punya ketakutan selama 20 tahun ini kalau suatu hari mereka akanmeninggalkan g seperti nyokap g. Jadi g cuma terima aza, dan luka-luka itu ga perna dipulihkan.

Saat g ingat itu semua, sakit banget hati g, kenapa g tidak bisa membalas setiap orang yang menyakiti g, marah banget
waktu itu, kenapa harus g yang terima ini, sedih banget, ampe g ketiduran.

Siangnya waktu g pengen lanjutin kerja g, hari minggu itu, g ga konsen dan semua sakit ini membuat g sakit hati, kayak ditusuk tusuk, mgkn orang jantungan kayak gt kali ya, g ga berdaya banget waktu itu, all i could do just crying.

Hari itu g dapat beberapa sms yang kasi dukungan dan g percaya kalian berdoa buat g, thx pal, i love u all.
Sekitar agak sore ke malam mgkn jam 5 gt, g sakit hati lagi, OMG, g ga tahan lagi, mo gila rasanya, waktu itu
g merasa ini g ga tahan lagi, dan g mo bawa ini ke Tuhan, masa g lb pertama ma ce bisa dipulihkan ini ga bisa,
Our God is Awesome God.

Waktu g doa, g merenungkan waktu Jesus disalib uda menderita banget, kenapa g ga berbagi penderitaan g.
Saat itu g diingatkan satu firman yang hebat banget Mzm 50:15 “BERSERULAH KEPADAKU DALAM KESESAKANMU AKU AKAN MELUPUTKAN ENGKAU DAN ENGKAU AKAN MEMULIAKAN AKU”, saat ingat firman iniĀ  g bilang “Tolong aku Tuhan, aku sakit sekali”

Di depan g seperti ada kebakaran, panas sekali, dan g merasakan satu orang memeluk g dengan erat sekali, g diam ga nangis lagi g merasakan suatu kedamaian, dari 2 tangan g sampai ke dada dan punggung, g merasakan aliran yang hangat, dan amazing, g yang bodoh ini baru sadar saat, ke tiga kalinya g mendengar “anakku, Aku mengasihi engkau”.

Setelah itu makin parah ne g nangis, ga dalam duka dan kesedihan, tapi dalam sukacita, siapakah g, sampe Tuhan mo hadir dan melawat g, I am so loved by God Almighty. Thx u Jesus, Now I see God’s Love in everybody. KasihNya lebih besar darisegala yang ada. Now, I am smiling for God’s Love in everbody. Special Gift from My Father in Heaven

Hari itu aku buat commitment “Tuhan aku akan bersinar bagi kemuliaanmu”

Say your words